Putus Asa

Pernah gak sih ngerasa stress dalam suatu hal atau putus asa belum nampak hilal jodoh , kerjaan juga belum dapet , kuliah juga belum tamat . Sabar kamu gak sendiri ternyata rasulullah juga pernah ngalamin ini . Bahkan rasulullah orang pilihan Allah, Allah kasih ujian kesabaran. Rasulullah SAW kehilangan anak beliau laki-laki (Ibrahim di Madinah dan Qasim di Mekkah) gimana gak sedih dan terpukul di zaman rasulullah anak laki-laki itu adalah suatu kebanggan . Beda sama perempuan. Kalau perempuan ketika dibesarkan, dia akan menikah dan ‘diambil’ oleh suaminya.

Jadi rasulullah sedih banget saat itu . Tidak sampe disitu aja , kaum kafir quraisy juga memanfaatkan keadaan rasulullah dikala sedih saat itu dengan merayakan pesta party berfikir bahwa rasulullah akan lemah dengan keadaannya saat itu karena begitu tidak ada keturunan rasulullah yang akan meneruskan dakwah rasulullah .

NOTE : Rasulullah itu yatim, kemudian jadi piatu setelah ditinggal ibunya aminah . Setelah itu kakeknya abdullah meninggal, terus gak lama pamannya menyusul. Sedih dengan kehilangan keluarga satu persatu. Tapi Allah selamatkan Rasulullah dari kondisi itu. Allah tidak pernah meninggalkan Rasul (and the same goes on us). Apapun ujian hidup kita, ada Allah yang monitor. Karena tak ada bahaya yang menimpa kita kalau bukan atas izin Allah.

Karena Allah gapernah tidur terus allah turunin deh ayat Al-Kautsar: 1-3 khusus buat rasulullah singkat ayatnya tapi maknanya dalem banget “Sesungguhnya kami telah memberimu nikmat yang banyak.” (Al-Kautsar: 1). Bahasa gini deh “Kenapa kamu sedih Muhammad? Coba inget deh nikmat kemarin-marin yang telah Aku kasih.

Manusia itu emang fokus ke nikmat yang dicabut aja. perasaan kemarin-kemarin Allah itu udah ngasih nikmat banyak banget , kita bisa menghirup udara gratis gak bayar bisa ngelakuin semua hal jantung kita masih berdetak , kita masih dikasih kehidupan , bayangin sekarang di masa pandemi kayak gini banyak yang butuh oksigen kita bersyukur Allah masih beri kita kesehatan . Semoga sekarang yang sedang berjuang melawan covid segera allah beri kesembuhan aamiin .

Terus gimana caranya bersyukur?
.. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ -> “Maka sholat dan berkurbanlah.” (Al-Kautsar: 2). Bersyukur yang ultimate itu Sholat. Kalau mau bersyukur tapi disuruh sholat dan berkurban.. (bukan kurban perasaan hahaha). Karena kata anhar – nahara itu artinya spesifik menyembelih di leher untuk hewan-hewan besar (saat idul Adha).

Kemudian, .. إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلۡأَبۡتَرُ  Bahasa kitanya , “udah jangan mikirin kata-kata dia. Mereka yang sebenarnya terputus bukan kamu”. Dan ternyata benarlah janji Allah. Sekarang yang keturunannya mulia dan diingat ya hanya keturunannya Rasulullah SAW. Semesta yang terus bershalawat.

Jadi sedih itu wajar, sedih itu manusiawi stress juga manusiawi tapi gimana caranya kita keluar dari masalah ini adalah hal yang gak mudah . Tapi kapapun perasaan itu ada, ingatlah selalu nikmat Allah yang lalu lalu, atau gak usah jauh-jauh. Yang nempel di badan sekarang aja. Allah has given you the greatest love. Bahkan apapun yang kita dapat hari ini adalah atas izin Allah.

Rumus hidup:
Dapat nikmat bersyukur Allah bakal kasih nikmat yang lebih dari yang kita fikirkan
Kena musibah, sabar Allah naikkan level derajat kita karena allah yakin kita mampu
Laa hawla walaa quwwata illa billah.

Biar kita ga putus aja, pesan guru ngaji disni yuk https://linktr.ee/Maungaji


sumber :https://inspiredbysiti.com/2019/10/18/emotionally-down-surah-ini-cocok-untuk-kamu/

Leave a Reply